Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Karakter Warna
Selasa, 24 Februari 2009Warna ada dimana-mana dan sejak dulu warna diketahui mempunyai pengaruh terhadap manusia, namun baru belakangan berhasil dimanfaatkan secara luas. Tiap warna mempunyai karakter khusus atau sifat yang berbeda-beda. Misalnya warna biru-tua, melambangkan keadaan yang tenang dan lemah lembut. Sedangkan kuning-terang, melambangkan harapan dan aktivitas. Berikut ini dijelaskan secara rinci bagaimana karakter warna itu dan pengaruhnya terhadap manusia.
1. BIRU TUA (Melambangkan perasaan yang dalam.)
Sifat : Konsentrasi, pasif, bekerjasama, dapat menerima, perasa, cerdas, bersatu
Pengaruh : Tenang, cepat puas, lemah lembut, bijaksana, pengasih dan penyayang, tidak mudah tersinggung, banyak kawan
2. BIRU HIJAU (Melambangkan elastisitas keinginan )
Sifat : Konsentrasi, pasif, bertahan, bergerak sendiri, senang menguasai miliknya, tidak berubah akal.
Pengaruh : Teguh dan kokoh, mempertahankan miliknya, suka ngotot, keras kepala, sering bangga diri, berpendirian tetap
3. Merah Oranye ( Melambangkan kekuatan kemauan )
Sifat : Eksentrik, aktif, agresif, bersaing
Pengaruh : Berkemauan keras, penuh gairah, senang menguasai, jantan
4. Kuning Terang ( Melambangkan sportanitas eksentrik )
Sifat : Eksentrik, aktif, menonjol, maju, toleran, berkemauan, senang menyelidik
Pengaruh : Berubah-rubah sikap, berpengharapan, asli, riang, dermawan, sukses, tidak percaya
5. Abu-Abu
Warna abu-abu tidak menunjukkan arti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologis. Warna abu-abu cenderung netral.
6 . Biru
Warna biru melambangkan ketenangan yang sempurna. Warna ini mempunyai efek menenangkan saraf pusat, tekanan darah, denyut nadi, tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.
7. Hijau
Warna hijau melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari orang lain. Orang yang memiliki warna ini, mempunyai sifat yang senang dipuji, sering menasehati orang lain.
8. Merah
Warna merah melambangkan kondisi psikologi yang menguras tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini juga mempunyai daya dorong kearah kerja aktif, memenangkan pertandingan, perjuangan, persaingan, erotisme dan produktivitas.
9. Kuning
Melambangkan kegembiraan. Warna ini juga mempunyai sifat longgar dan santai, senang menunda-nunda masalah. Tapi ia mempunyai cita-cita setinggi langit, semangatnya juga tinggi, berubah-rubah tapi penuh harapan.
10. Ungu
Ungu adalah campuran warna merah dan biru. Menggambarkan sifat "gempuran" keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus kepengertian yang dalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.
11. Coklat
Warna coklat seringkali menunjukkan ciri-ciri : suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan masa depan.
12. Hitam
Melambangkan kehidupan yang terhenti dan karenanya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerusakan dan kepunahan.
1. BIRU TUA (Melambangkan perasaan yang dalam.)
Sifat : Konsentrasi, pasif, bekerjasama, dapat menerima, perasa, cerdas, bersatu
Pengaruh : Tenang, cepat puas, lemah lembut, bijaksana, pengasih dan penyayang, tidak mudah tersinggung, banyak kawan
2. BIRU HIJAU (Melambangkan elastisitas keinginan )
Sifat : Konsentrasi, pasif, bertahan, bergerak sendiri, senang menguasai miliknya, tidak berubah akal.
Pengaruh : Teguh dan kokoh, mempertahankan miliknya, suka ngotot, keras kepala, sering bangga diri, berpendirian tetap
3. Merah Oranye ( Melambangkan kekuatan kemauan )
Sifat : Eksentrik, aktif, agresif, bersaing
Pengaruh : Berkemauan keras, penuh gairah, senang menguasai, jantan
4. Kuning Terang ( Melambangkan sportanitas eksentrik )
Sifat : Eksentrik, aktif, menonjol, maju, toleran, berkemauan, senang menyelidik
Pengaruh : Berubah-rubah sikap, berpengharapan, asli, riang, dermawan, sukses, tidak percaya
5. Abu-Abu
Warna abu-abu tidak menunjukkan arti yang jelas. Tidak terang dan sama sekali bebas dari kecenderungan psikologis. Warna abu-abu cenderung netral.
6 . Biru
Warna biru melambangkan ketenangan yang sempurna. Warna ini mempunyai efek menenangkan saraf pusat, tekanan darah, denyut nadi, tarikan nafas. Sementara semua menurun, mekanisme pertahanan tubuh membangun organisme.
7. Hijau
Warna hijau melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan dan kekerasan hati. Mempunyai kepribadian yang keras dan berkuasa. Warna ini mempunyai sifat meningkatkan rasa bangga, perasaan lebih superior dari orang lain. Orang yang memiliki warna ini, mempunyai sifat yang senang dipuji, sering menasehati orang lain.
8. Merah
Warna merah melambangkan kondisi psikologi yang menguras tenaga, mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat pernafasan. Warna ini juga mempunyai daya dorong kearah kerja aktif, memenangkan pertandingan, perjuangan, persaingan, erotisme dan produktivitas.
9. Kuning
Melambangkan kegembiraan. Warna ini juga mempunyai sifat longgar dan santai, senang menunda-nunda masalah. Tapi ia mempunyai cita-cita setinggi langit, semangatnya juga tinggi, berubah-rubah tapi penuh harapan.
10. Ungu
Ungu adalah campuran warna merah dan biru. Menggambarkan sifat "gempuran" keras yang dilambangkan oleh warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus kepengertian yang dalam dan peka. Sifatnya sedikit kurang teliti tetapi selalu penuh harapan.
11. Coklat
Warna coklat seringkali menunjukkan ciri-ciri : suka merebut, tidak suka memberi hati, kurang toleran, pesimis terhadap kesejahteraan dan kebahagiaan masa depan.
12. Hitam
Melambangkan kehidupan yang terhenti dan karenanya memberi kesan kehampaan, kematian, kegelapan, kebinasaan, kerusakan dan kepunahan.
Termasuk Temperamen Manakah Anda ?
Sabtu, 14 Februari 2009Di posting sebelumnya saya telah menjelaskan jenis - jenis temperamen seseorang yang di kemukakan oleh HIPOCRATES.
Nah...berdasarkan apa yang telah di jelaskan di posting sebelumnya, penggunaan yang terbaik dari konsep pemikiran empat temperamen hanyalah mungkin terlaksana jika anda dapat mengetahui dengan gamblang temperamen anda sendiri. Untuk mengetahui temperamen mana yang paling berkuasa atas diri anda, pelajarilah perincian berikut ini :
1. SANGUIN
Kekuatannya : Banyaknya bicara, ramah tamah, bersemangat, suka bergaul, berbelas kasihan, dan riang
Kelemahannya : Lemah kemauan, tidak tenang, tidak disiplin, gelisah, tidak dapat di andalkan, egosentris, bising, dan berlebih-lebihan
Bakatnya : Aktor, pedagang, dan pembicara
2. KOLERIK
Kekuatannya : Berkemauan keras, tekun, berjiwa bebas, optimistis, praktis, produktif, tegas, berbakat pemimpin
Kelemahannya : Peramah lalim, sarkastis, menguasai, tidak acuh, bangga, puas diri, tidak berperasaan, licik
Bakatnya : Produsen, pemborong dan pemimpin
3. MELANKOLIK
Kekuatannya : Berbakat, cermat, peka, perfeksionis, suka keindahan, idealistis, setia
Kelemahannya : Egosentris, Pemurung, bersifat negatif, teoritis, tidak praktis, tidak ramah, pendendam
Bakatnya : Seniman, musikus, pencipta, ahli filsafat, maha guru
4. FLEGMATIK
Kekuatannya : Tenang, lembut hati, dapat diandalkan, efisien, konservatif, praktis, berbakat pemimpin
Kelemahannya : Kikir, penakut, tidak tegas, penonton, suka melindungi diri sendiri, mementingkan diri
Bakatnya : Diplomat, akuntan, guru, ahli teknik.
Nah...berdasarkan apa yang telah di jelaskan di posting sebelumnya, penggunaan yang terbaik dari konsep pemikiran empat temperamen hanyalah mungkin terlaksana jika anda dapat mengetahui dengan gamblang temperamen anda sendiri. Untuk mengetahui temperamen mana yang paling berkuasa atas diri anda, pelajarilah perincian berikut ini :
1. SANGUIN
Kekuatannya : Banyaknya bicara, ramah tamah, bersemangat, suka bergaul, berbelas kasihan, dan riang
Kelemahannya : Lemah kemauan, tidak tenang, tidak disiplin, gelisah, tidak dapat di andalkan, egosentris, bising, dan berlebih-lebihan
Bakatnya : Aktor, pedagang, dan pembicara
2. KOLERIK
Kekuatannya : Berkemauan keras, tekun, berjiwa bebas, optimistis, praktis, produktif, tegas, berbakat pemimpin
Kelemahannya : Peramah lalim, sarkastis, menguasai, tidak acuh, bangga, puas diri, tidak berperasaan, licik
Bakatnya : Produsen, pemborong dan pemimpin
3. MELANKOLIK
Kekuatannya : Berbakat, cermat, peka, perfeksionis, suka keindahan, idealistis, setia
Kelemahannya : Egosentris, Pemurung, bersifat negatif, teoritis, tidak praktis, tidak ramah, pendendam
Bakatnya : Seniman, musikus, pencipta, ahli filsafat, maha guru
4. FLEGMATIK
Kekuatannya : Tenang, lembut hati, dapat diandalkan, efisien, konservatif, praktis, berbakat pemimpin
Kelemahannya : Kikir, penakut, tidak tegas, penonton, suka melindungi diri sendiri, mementingkan diri
Bakatnya : Diplomat, akuntan, guru, ahli teknik.
Kenali Temperamen Anda
Jumat, 13 Februari 2009
HIPOCRATES ( 460 - 370 SM ) sering disebut sebagai Bapak dari ilmu pengobatan. Perhatian Hipocrates terhadap ciri - ciri temperamen menarik perhatian sebab problema penting ini agak diabaikan dalam dunia psikologi masa kini. Hipocrates membedakan adanya empat temperamen, yaitu :
- Sanguin
- Melankolik
- Kolerik,dan
- Flegmatik
Orang Sanguin
- Sanguin
- Melankolik
- Kolerik,dan
- Flegmatik
Orang Sanguin
Selalu periang dan penuh pengharapan, menganggap segala sesuatu yang di hadapi sebagai amat penting, tapi segera dapat melupakannya sama sekali sesaat kemudian. Ia ingin menepati janji-janjinya tapi gagal melaksanakan keinginannya itu sebab ia tidak cukup berminat untuk menolong orang lain. Ia adalah seorang penghutang yang jelek yang terus menerus minta waktu untuk membayar. Ia amat luwes, pandai bergaul, periang.
Orang Melankolik
Menganggap segala sesuatu amat penting. Di segala tempat mereka menemukan alasan untuk merasa khawatir dan yang pertama-tama mereka perhatikan dari sesuatu keadaan ialah kesulitan-kesulitannya. Ini dilakukannya tidak atas dasar pertimbangan ke akhlakkan melainkan karena pergaulan dengan orang lain membuat ia khawatir, berprasangka, dan sibuk berpikir. Justru karena sebab inilah maka rasa bahagia menjauhinya.
Orang Kolerik
Berkepala panas, mudah sekali dibangkitkan gairahnya, tapi mudah pula jadi tenang jika lawan yang di hadapinya mengaku kalah. Ia orang yang sibuk tapi tidak menyukai berada tepat di tengah kesibukan usaha sebab ia tidak tabah. Ia memilih untuk memberikan perintah - perintah tapi tidak mau diganggu dengan pelaksanaan dari perintah - perintah yang diberikannya itu. Ia menyukai jika dipuji di depan umum. Ia menyukai penampilan, kemegahan dan formalitas, ia penuh dengan kebanggaan dan cinta diri sendiri. Ia kikir, sopan tetapi dengan upacara, ia sakit hati luar biasa jika orang lain menolak untuk ikut dalam kepura - puraannya.
Orang Flegmatik
Tidak adanya gairah, bukan kelemahan, mengatakan secara tidak langsung kecondongan untuk tidak mudah dan tidak cepat kena pengaruh. Orang seperti ini lambat jadi hangat tapi jika sudah hangat dapat bertahan hangat lebih lama. Ia bertindak atas dasar keyakinan bukan atas dorongan naluri. Temperamennya yang cerah dapat menggantikan ketidak hadiran, kecerdikan dan kebijakan di dalam dirinya. Ia bertindak layak dalam bergaul dengan orang lain dan biasanya dapat maju karena kegigihannya dalam mencapai sasaran - sasaran yang di kehendakinya sementara ia bergaya seakan akan memberi jalan pada orang lain.
Orang Melankolik
Menganggap segala sesuatu amat penting. Di segala tempat mereka menemukan alasan untuk merasa khawatir dan yang pertama-tama mereka perhatikan dari sesuatu keadaan ialah kesulitan-kesulitannya. Ini dilakukannya tidak atas dasar pertimbangan ke akhlakkan melainkan karena pergaulan dengan orang lain membuat ia khawatir, berprasangka, dan sibuk berpikir. Justru karena sebab inilah maka rasa bahagia menjauhinya.
Orang Kolerik
Berkepala panas, mudah sekali dibangkitkan gairahnya, tapi mudah pula jadi tenang jika lawan yang di hadapinya mengaku kalah. Ia orang yang sibuk tapi tidak menyukai berada tepat di tengah kesibukan usaha sebab ia tidak tabah. Ia memilih untuk memberikan perintah - perintah tapi tidak mau diganggu dengan pelaksanaan dari perintah - perintah yang diberikannya itu. Ia menyukai jika dipuji di depan umum. Ia menyukai penampilan, kemegahan dan formalitas, ia penuh dengan kebanggaan dan cinta diri sendiri. Ia kikir, sopan tetapi dengan upacara, ia sakit hati luar biasa jika orang lain menolak untuk ikut dalam kepura - puraannya.
Orang Flegmatik
Tidak adanya gairah, bukan kelemahan, mengatakan secara tidak langsung kecondongan untuk tidak mudah dan tidak cepat kena pengaruh. Orang seperti ini lambat jadi hangat tapi jika sudah hangat dapat bertahan hangat lebih lama. Ia bertindak atas dasar keyakinan bukan atas dorongan naluri. Temperamennya yang cerah dapat menggantikan ketidak hadiran, kecerdikan dan kebijakan di dalam dirinya. Ia bertindak layak dalam bergaul dengan orang lain dan biasanya dapat maju karena kegigihannya dalam mencapai sasaran - sasaran yang di kehendakinya sementara ia bergaya seakan akan memberi jalan pada orang lain.
Langganan:
Postingan (Atom)